Inspirasi Sholat Berjamaah dari Pak Nasir

whatsapp-image-2016-12-31-at-12-50-54-pm

 

Perjalanan Tim Relawan Aql Peduli ke Bima Nusa Tenggara Barat dalam rangka penyaluran bantuan dan pemulihan kondisi masyarakat paska banjir bandang 21 dan 23 Desember 2016 lalu seringkali membawa kisah-kisah inspirasi. Kisah inspirasi kali ini muncul dari Mu’adzin Masjid Al Ikhwan Salama.

Nama beliau adalah Muhammad Nasir Ismail, Lahir 3 Januari 1970. Kondisi penghilatan penyeru adzan ini tidak bisa melihat, namun beliau masih menyempatkan untuk sholat di masjid lima waktu. Bahkan disaat kondisi paska banjir bandang pun, beliau masih menyempatkan diri ke masjid.

Kampung Salama, Kampung dimana pak Nasir ini tinggal merupakan salah satu lokasi yang mengalami dampak Banjir yang paling parah. Kondisi rumah beliau yang berjarak sekitar 200 meter dari masjid masih selamat pada saat banjir pertama meyerang Rabu, 21Desember 2016. Namun saat banjir kedua menghadang pada 23 Desember 2016, rumah beliau hanyut semuanya. Alhamdulillah-nya beliau masih selamat. Karena saat ini rumah beliau sudah tidak ada lagi, beliau hanya tidur dipelataran rumah tetangganya.

Pak Nasir yang buta tengah mengumandangkan Adzan
Pak Nasir yang buta tengah mengumandangkan Adzan

Melihat kondisi dan kegigihan beliau, Pak Muhayan, pengurus masjid Al Ikhwan bermaksud menyediakan tempat ruangan disamping  masjid untuk beliau dapat tinggal sementara. Namun karena kondisi ruangan tersebut masih kotor paska banjir, hal itu belum dapat dilakukan. Karena itulah Pak Muhayan meminta Tim Aql Peduli untuk turut membersihkan ruangan tersebut. Oleh Tim bersih-bersih dari Relawan Aql Peduli langsung menyanggupinya.

Sejatinya Tim bersih-bersih Aql Peduli ini memang menargetkan masjid Al Ikhwan ini untuk jadi prioritas untuk dibersihkan pertama kali. Agar jamaah sholat Jum’at dapat beribadah dengan khusuk. Karena itu fokus pembersihan masjid adalah bagian dalam masjid serta pekarangannya dan telah selesai sebelum magrib.

Sehubungan permintaan pak Muhayan tersebut dan hati teman-teman Tim Aql Peduli yang telah tersentuh, perlengkapan yang sudah dibersihkan kembali digunakan. Dan Alhamdulillah selesai sekitar jam 20.00 wita.

Inilah hal sedikit yang teman-teman Tim Relawan Aql Peduli Bima bisa lakukan.

Perjalanan hidup Muadzin Nasir ini dalam ikhtiarnya untuk selalu sholat lima waktu berjamaah di Masjid Semoga dapat menginspirasi kita semuanya.

Sebagai informasi Pak Nasir bukan buta sejak lahir, beliau tidak bisa melihat sejak mengalami kecelakaan benturan dikepalanya. Untuk mengembalikan penglihatannya, perlu operasi yang butuh biaya tidak sedikit.

Bagi teman-teman yang ingin turut membantu Silakan kontak Pak Muhayan, atau melalui AQL Peduli Bima.

Mari Bantu warga Bima melalui AQL Peduli
🏧 No Rekening
BNI Syariah 0607011185
Bank Syariah Mandiri 7076007793
a.n Yayasan Pusat Peradaban Islam
cantumkan kode 09 dibelakang nonimal, contoh 500.009

👥 Konfirmasi & Informasi
📲 081291639497

————————————————
Follow Us
Fanpage FB : Laznas AQL
Twitter : @laznasaql
IG : laznasaql
Path: Laznas AQL

#HelpBima
#PrayforBima
#BanjirBima
#PeduliBima
#MuslimBima
#AQLPeduli